Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 16 Februari 2014

PULAU SERIBU MASJID KAYA BUDAYA DAN WISATA


Perantauan saya kali ini di Pulau Seribu masjid yaitu Pulau Lombok NusaTenggara Barat. pulau yang mayoritas penduduknya muslim ini mempunyai alam yang sangat indah mulai dari pantainya  Serta Gunung Rinjani dengan keindahan segara anaknya berada dipulau ini. Lombok menyimpan pesona yang  sangat menakjubkan ditambah kekayaan hasil alam seperti Emas dan Mutiara menjadikan pulau ini Central kerajianan perhiasan khususnya Mutiara.
Islamic Center di Kota Mataram masih dalam tahap pembangunan
Banyaknya potensi wisata dan infrasturktur yang memadai membuat Lombok memiliki banyak efen setiap bulannya,  salah satu efennya adalah dari  Jawa Pos Cycilng “Lombok Audax”  yang diselenggarakan pada pertengahan Februari ini.


ini niiih,,, makakan Khas Maulidan, bingun nih mau ngehabisin
Ada tradisi unik untuk memperingati Maulid Nabi, Kalau di Banyuwangi tradisi memperingati Maulid Nabi diperingati dengan Tradisi Barjanjian dan Endog-Endogan yang di arak keliling kota, Jogja dengan tradisi Sekaten dan Grebek Maulid, Lain dengan tradisi di Lombok, Maulid Nabi bagi masyarakat Lombok tak bedanya dengan meriahnya Agustusan, satu bulan penuh masyarakat Lombok memperingati maulid Nabi denganbeberapa Lomba-Lomba khas 17 Agustusan seperti Panjat Pinang, Makan Krupuk,Ambil Koin di buah Jeruk Bali. dll. Pernak pernik, lampu hias, dan bendera warna warni pun menghiasi setiap pojok pojok desa membuat suasa desa mirip seperi pasar malam.
Selain acara perlombaan khas  17 Agustusan, Maulid Nabi juga dijadikan moment untuk silaturrohmi dan saling berbagi antar tetangga hampir mirip dengan Lebaran ketupat di Pulau Jawa. Kebetulan Hari kedua saya di Lombok saya mendapat undangan Maulidan di rumah teman saya. Saya kira acara maulidannya seperti pegajian dan sholawatan di Banyuwangi, ternyata saya salah, Maulidan disini acaranya adalah Makan-makan, tanpa adanya pengajian ataupun sholawatan.  Candaan teman saya “Maulidan di Lombok itu artinya Mulutan yaitu makan-makan” sambil ketawa saya menikmati beberapa makanan khas Lombok salah satunya adalah Plecing yaitu hampir mirio urap-urap tapi ini menggunakan sambal mentah, sungguh nikmat mengujungi pulau Lombok di bulan Maulid kita bisa mencicipi makanan kahas Lombok secara gratis dengan ikut memperingati acara Maulidan.
Tujuan utama saya ke Lombok selain untuk sekedar mengisi libur semester sekaligus untuk belajar mengenai manajeman Advertising kepada teman semasa saya nyantri di PP.Darussalam Blokagung, Namanya Ketut Agus Mahendra dia putra bali dari daerah Pegayaman Singaraja dan mempunyai istri di daerah Gunung sari Lombok Barat, dia memiliki sebuah percetakan di Lombok dengan jaringan yang luas.  selama kurang lebih 2 minggu aku tinggal dirumah Bli (sebutan kakak bahasa bali) Mahendra. Disana saya cukup banyak mendapatkan pengalaman dalam ilmu advertising terutama di bidang percetakannya. Aku mendapatakan pengalaman mendesain Mulai promosi toko, kursusan, desain pamlfet Caleg, sampai Festival kelas Internasional seperti Festival Bau Nyale di pantai Kuta Lombok dan Festifal kaliantan. Sangat bersyukur aku mendapatkan kerjaan-kerjaan itu, selain mengasah kemampuan dalam hal mendesain  aku juga bisa ikut andil dalam pengembangan pariwisata di Indonesia khususnya Lombok dengan cara mendesain iklan promosi wisata Pulau Lombok.
Minggu pagi di Kota Mataram kegiatan saya disi dengan Jogging di car free day tepatnya di daerah Islamic Center Mataram setelah puas jalan-jalan dan menikamati jajanan khas Lombok. Saya dan teman-teman berniat untuk pergi ke Pantai pink, Pantai Pink Ini sebenarnya bernama Pantai Tangsi. Disebut sebagai Pantai Pink karena warna pasirnya yang di dominasi oleh warna Pink.  Pantai yang berlokasi di desa kecil Sekaroh, Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur ini merupakan bagian dari Pantai Tanjung Ringgit, namun karena lokasi dan infrastruktur Jalan yang mungkin kurang memadai sehingga Pantai Pink ini menjadi tidak terekspose media dan wisatawan. Perjalanan menuju Pantai Pink ditempuh kurang lebih sekitar 3 jam kami berangkat menggunakan mobil sewaan dari mataram melewati  kabupaten Lombok barat dan Lombok tengah,
Pesona Alami Pantai PINK
 setelah melewati hutan dengan infrastruktur jalan yang kurang memadai kami akhirnya kami sampai di tempat lokasi parkir pantai pink, perjalanan menuju pantai pink harus ditempuh dengan jalan kaki karena mobil tidak bisa masuk dikarenakan jalanan yang turun dan terjal, akhirya mau tidak mau kami harus jalan ke bawah menuju pantai pink meski dari tempat parkir ada moda trasnpotasi ojek menuju pantai Pink tapi kami tidak menggunakan jasa itu karena dengan jalan kaki selain irit biaya dan sehat kami juga bisa menikmati alam menuju pantai Pink.  , setelah sampai lelah perjalanan kami terbayar tuntas dengan keindahan pantai pink dengan warna pasir yang didominasi serpihan pasir berwarna merah membuat pantai itu terlihat berwarna pink apalagi ditambah dengan biru laut yang sangat indah. Ditengah-tengah pantai pink ada sebuah Gili (Pulau) yang biasa digunakan untuk olahraga snorkeling.
Lelah sehabis berenang, duduk sambil menikmati pantai
Hari terakhir saya di Lombok saya habiskan bersama teman-teman mengeliligi pantai Lombok utara. Kami berangkat sore hari, dengan harapan mendapatkan Sunset yang indah.  Perjalanan kami awali dari pantai Senggigi sampai Pelabuhan ke tiga Gili yaitu Gili Meno, Gili Air,dan Gili Trawangan. Jalan ini berada tepat di pinggir pantai Sepanjang perjalanan dari senggigi menuju pelabuhan untuk ke Gili kami disuguhi hamparan pantai dengan pasir putih disampingnya adalah bukit-bukit kecil nan indah ditambah sepuhan cahaya Sunset membuat saya Kagum akan kesempurnaan paduan indahnya Alam Pulau Lombok, sepanjang perjalanan Kamera saya tak hentinya memotret banyak view-view indah yang sayang untuk tidak diabadikan.Perjalanan di Akhiri dengan makan malam di pinggir  Pantai.




Saya sungguh puas menikamati indahnya alam Lombok ini, penduduknya yang ramah dan alamnya yang indah ditambah tradisi-tradisi yang unik adalah sebuah keistimewaan Pulau Lombok. semoga kedepanya kemajuan pariwasata di Indonesia akan lebih maju dengan infrastruktur yang memadahi tidak menutup kemungkinan Indonesia akan menjadi rujukan wisata alam di Dunia, termasuk pulau Lombok dan khususnya tanah kelahiran saya Banyuwangi dengan  Api Biru kawah Ijennya, Pasir Putih Pulau merah, pesona alam Teluk ijo, Besar Ombak pantai Plengkung, dan Alam liar baluran, Alas Purwa dan masih banyak potensi-pontensi wisata di Banyuwangi, semoga alam-alam ini tetap terjaga kelestarian dan keindahannya.

Perpisahan dengan Para Sahabat di Lombok
 

Blogger news

Blogroll

About