Perantauan saya kali ini di Pulau
Seribu masjid yaitu Pulau Lombok NusaTenggara Barat. pulau yang mayoritas
penduduknya muslim ini mempunyai alam yang sangat indah mulai dari
pantainya Serta Gunung Rinjani dengan
keindahan segara anaknya berada dipulau ini. Lombok menyimpan pesona yang sangat menakjubkan ditambah kekayaan hasil
alam seperti Emas dan Mutiara menjadikan pulau ini Central kerajianan perhiasan
khususnya Mutiara.
| Islamic Center di Kota Mataram masih dalam tahap pembangunan |
Banyaknya potensi wisata dan infrasturktur
yang memadai membuat Lombok memiliki banyak efen setiap bulannya, salah satu efennya adalah dari Jawa Pos Cycilng “Lombok Audax” yang diselenggarakan pada pertengahan
Februari ini.
| ini niiih,,, makakan Khas Maulidan, bingun nih mau ngehabisin |
Ada tradisi unik untuk memperingati
Maulid Nabi, Kalau di Banyuwangi tradisi memperingati Maulid Nabi diperingati
dengan Tradisi Barjanjian dan Endog-Endogan yang di arak keliling kota, Jogja
dengan tradisi Sekaten dan Grebek Maulid, Lain dengan tradisi di Lombok, Maulid
Nabi bagi masyarakat Lombok tak bedanya dengan meriahnya Agustusan, satu bulan
penuh masyarakat Lombok memperingati maulid Nabi denganbeberapa Lomba-Lomba
khas 17 Agustusan seperti Panjat Pinang, Makan Krupuk,Ambil Koin di buah Jeruk
Bali. dll. Pernak pernik, lampu hias, dan bendera warna warni pun menghiasi
setiap pojok pojok desa membuat suasa desa mirip seperi pasar malam.
Selain acara perlombaan khas 17 Agustusan, Maulid Nabi juga dijadikan
moment untuk silaturrohmi dan saling berbagi antar tetangga hampir mirip dengan
Lebaran ketupat di Pulau Jawa. Kebetulan Hari kedua saya di Lombok saya
mendapat undangan Maulidan di rumah teman saya. Saya kira acara maulidannya
seperti pegajian dan sholawatan di Banyuwangi, ternyata saya salah, Maulidan
disini acaranya adalah Makan-makan, tanpa adanya pengajian ataupun
sholawatan. Candaan teman saya “Maulidan
di Lombok itu artinya Mulutan yaitu makan-makan” sambil ketawa saya menikmati
beberapa makanan khas Lombok salah satunya adalah Plecing yaitu hampir mirio urap-urap tapi ini menggunakan sambal
mentah, sungguh nikmat mengujungi pulau Lombok di bulan Maulid kita bisa
mencicipi makanan kahas Lombok secara gratis dengan ikut memperingati acara
Maulidan.
Tujuan utama saya ke Lombok selain untuk sekedar mengisi
libur semester sekaligus untuk belajar mengenai manajeman Advertising kepada
teman semasa saya nyantri di PP.Darussalam Blokagung, Namanya Ketut Agus
Mahendra dia putra bali dari daerah Pegayaman Singaraja dan mempunyai istri di
daerah Gunung sari Lombok Barat, dia memiliki sebuah percetakan di Lombok dengan
jaringan yang luas. selama kurang lebih
2 minggu aku tinggal dirumah Bli (sebutan
kakak bahasa bali) Mahendra. Disana saya cukup banyak mendapatkan pengalaman
dalam ilmu advertising terutama di bidang percetakannya. Aku mendapatakan
pengalaman mendesain Mulai promosi toko, kursusan, desain pamlfet Caleg, sampai
Festival kelas Internasional seperti Festival Bau Nyale di pantai Kuta Lombok
dan Festifal kaliantan. Sangat bersyukur aku mendapatkan kerjaan-kerjaan itu,
selain mengasah kemampuan dalam hal mendesain
aku juga bisa ikut andil dalam pengembangan pariwisata di Indonesia
khususnya Lombok dengan cara mendesain iklan promosi wisata Pulau Lombok.
Minggu pagi di Kota Mataram kegiatan saya disi dengan Jogging
di car free day tepatnya di daerah Islamic Center Mataram setelah puas
jalan-jalan dan menikamati jajanan khas Lombok. Saya dan teman-teman berniat
untuk pergi ke Pantai pink, Pantai Pink Ini sebenarnya bernama Pantai Tangsi.
Disebut sebagai Pantai Pink karena warna pasirnya yang di dominasi oleh warna
Pink. Pantai yang berlokasi di desa kecil Sekaroh, Kecamatan Jerowaru
Kabupaten Lombok Timur ini merupakan bagian dari Pantai Tanjung Ringgit, namun
karena lokasi dan infrastruktur Jalan yang mungkin kurang memadai sehingga Pantai Pink ini
menjadi tidak terekspose media
dan wisatawan. Perjalanan menuju Pantai Pink ditempuh kurang lebih sekitar 3
jam kami berangkat menggunakan mobil sewaan dari mataram melewati kabupaten Lombok barat dan Lombok tengah,
![]() |
| Pesona Alami Pantai PINK |
setelah melewati hutan dengan infrastruktur jalan yang kurang memadai kami
akhirnya kami sampai di tempat lokasi parkir pantai pink, perjalanan menuju
pantai pink harus ditempuh dengan jalan kaki karena mobil tidak bisa masuk
dikarenakan jalanan yang turun dan terjal, akhirya mau tidak mau kami harus
jalan ke bawah menuju pantai pink meski dari tempat parkir ada moda trasnpotasi
ojek menuju pantai Pink tapi kami tidak menggunakan jasa itu karena dengan
jalan kaki selain irit biaya dan sehat kami juga bisa menikmati alam menuju
pantai Pink. , setelah sampai lelah perjalanan
kami terbayar tuntas dengan keindahan pantai pink dengan warna pasir yang
didominasi serpihan pasir berwarna merah membuat pantai itu terlihat berwarna
pink apalagi ditambah dengan biru laut yang sangat indah. Ditengah-tengah
pantai pink ada sebuah Gili (Pulau) yang biasa digunakan untuk olahraga
snorkeling.
| Lelah sehabis berenang, duduk sambil menikmati pantai |
Hari terakhir saya di Lombok saya
habiskan bersama teman-teman mengeliligi pantai Lombok utara. Kami berangkat
sore hari, dengan harapan mendapatkan Sunset yang indah. Perjalanan kami awali dari pantai Senggigi
sampai Pelabuhan ke tiga Gili yaitu Gili Meno, Gili Air,dan Gili Trawangan. Jalan
ini berada tepat di pinggir pantai Sepanjang perjalanan dari senggigi menuju
pelabuhan untuk ke Gili kami disuguhi hamparan pantai dengan pasir putih
disampingnya adalah bukit-bukit kecil nan indah ditambah sepuhan cahaya Sunset
membuat saya Kagum akan kesempurnaan paduan indahnya Alam Pulau Lombok,
sepanjang perjalanan Kamera saya tak hentinya memotret banyak view-view indah
yang sayang untuk tidak diabadikan.Perjalanan di Akhiri dengan makan malam di
pinggir Pantai.
Saya
sungguh puas menikamati indahnya alam Lombok ini, penduduknya yang ramah dan
alamnya yang indah ditambah tradisi-tradisi yang unik adalah sebuah
keistimewaan Pulau Lombok. semoga kedepanya kemajuan pariwasata di Indonesia
akan lebih maju dengan infrastruktur yang memadahi tidak menutup kemungkinan
Indonesia akan menjadi rujukan wisata alam di Dunia, termasuk pulau Lombok dan khususnya
tanah kelahiran saya Banyuwangi dengan
Api Biru kawah Ijennya, Pasir Putih Pulau merah, pesona alam Teluk ijo,
Besar Ombak pantai Plengkung, dan Alam liar baluran, Alas Purwa dan masih
banyak potensi-pontensi wisata di Banyuwangi, semoga alam-alam ini tetap terjaga
kelestarian dan keindahannya.
| Perpisahan dengan Para Sahabat di Lombok |
